Alasan Mengapa Kesehatan Mental Ibu dan Infeksi Bisa Menyebabkan Bayi Prematur

Image result for Alasan Mengapa Kesehatan Mental Ibu dan Infeksi Bisa Menyebabkan Bayi Prematur

Infeksi dan peradangan terkait adalah inisiator penting dari jalur kelahiran prematur. Infeksi yang mempengaruhi vagina, ginjal, kandung kemih, dan saluran kencing dapat meningkatkan risiko Anda melahirkan bayi prematur. Begitu pula dengan infeksi umum yang disertai dengan demam tinggi (lebih dari 38ºC) pada ibu hamil.

Infeksi seperti bacterial vaginosis atau yang disebabkan oleh bakteri tertentu, seperti Mycoplasme dan Ureaplasma dapat meningkatkan risiko Anda. Penelitian menunjukkan bahwa infeksi intrauterin (infeksi dalam rahim) mungkin bertanggung jawab untuk kurang lebih 40 persen kelahiran prematur, dan juga merupakan faktor risiko untuk bayi lahir mati. Hal ini ditunjukkan oleh penemuan berulang kultur bakteri positif dari plasenta atau selaput dari tingginya proporsi pasien yang mengalami kelahiran prematur. Selain itu, Streptokokus grup B (strep grup B) juga merupakan faktor risiko kelahiran prematur, walaupun tergolong lebih jarang — sehingga bahkan jika Anda terbukti positif, tidak berarti Anda pasti akan mengalami kelahiran prematur. Maka dari itu, setelah kelahiran Anda harus lebih memperhatikan kesehatan bayi dengan menggunakan perawatan bayi yang sesuai seperti pada link berikut https://www.sleekbaby.co.id.

Kesehatan mental ibu (depresi dan trauma)

Peristiwa traumatik. Paparan peristiwa hidup traumatik telah dikaitkan dengan kelahiran prematur kronis dan ekstrim. Eksposur didefinisikan seperti kematian atau penyakit serius yang dialami kerabat dekat, 6 bulan sebelum konsepsi atau pada trimester pertama atau kedua kehamilan, atau mengalami KDRT atau kekerasan seksual selama Anda hamil.

Kurangnya dukungan dari orang-orang sekitar dan bahkan fasilitas kesehatan yang mumpuni juga dapat memicu kelahiran bayi prematur.

Saat pikiran yang tengah berkecamuk dalam berbagai masalah, depresi akan semakin parah. Depresi bahkan bisa menyebabkan ibu mengabaikan kesehatan bayi setelah lahir dengan tidak menggunakan sabun bayi anti iritasi.

Penelitian tentang faktor-faktor psikososial dan kelahiran prematur dalam beberapa tahun terakhir telah terakumulasi dengan cepat. Namun demikian, mekanisme yang terlibat dalam asosiasi psikososial kelahiran bayi prematur tidak dipahami dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles