Bermedia Sosial Sarana Dalam Penyampaian Berita

Setiap orang pastinya memiliki smartphone dan kemungkinan besar setiap hari digunakan untuk membaca berita. Opini id merupakan salah satu platform gabungan antara media sosial dengan media berita, opini id adalah solusi terbaik bagi masyarakat modern untuk menjadi citizen journalism. Opini id merupakan media yang menerapkan online journalism, yang menggunakan website dan media sosial sebagai sarana dalam penyampaian berita. Selain itu juga, Opini id juga merupakan salah satu platform untuk menyuarakan aspirasi dan sesuai dengan fakta. Pada tahun sekitar 2012 didirikan, dan sebelumnya Opini id merupakan salah satu portal berita yang bernama Opini.co.id, karena kalah bersaing dengan media sejenisnya, akhirnya Opini.co.id beralih nama menjadi Opini.id sejak tahun 2014. Opini.id hadir dalam bentuk tulisan dan video dengan durasi antara 40 detik hingga 15 menit serta tulisan pendek atau stories yang membahas tentang isu nasional yang sedang hangat diperbincangkan, tayangan video dalam Opini.id dibagi menjadi 10 jenis video, misalnya Pictopia, Warung Ngopini, Loh Kok?, Melirik Lirik, streetwalker, Mr. Mgehek, Obrolan Kulkas, Kita Kaya dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semua contoh video yang ada di atas memiliki kesamaan, yakni kesemua video tersebut dibagikan di website opini id dan beberapa diunggah di media sosial miliknya, seperti Instagram, Line, Twitter, Youtube, Facebook, serta Opini.id ini juga memiliki aplikasi di Playstore dan iOS. Selain itu, Opini.id juga menampilkan teks dari apa yang sedang dibicarakan dan disertai musik. Webiste Opini id juga memberikan kesempatan kepada para penikmat konten dari Opini.id untuk beropini, dengan cara menuliskannya di kolom komentar dan atau membuat video atau stories, yang dapat diunggah ke Opini.id melalui aplikasi. Tidak semua konten dapat diunggah, ada ketentuannya, yaitu tidak boleh berupa berita fitnah dan bohong serta mengandung isu SARA, dan pornografi.

Menurut Duffy, Thorson, dan Jahng, seorang citizen journalist merupakan seorang individu yang bukan ahli dalam bidang jurnalistik, namun individu tersebut dapat memberitakan tentang komunitasnya (Duffy, Thorson & Jahng, 2010). Citizen journalism memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengumpulkan hingga melaporkan berita (Rappaport & Leith, 2007). Adanya citizen journalism berdampak terhadap keberagaman konten yang ada di marketplace.

Bowman dan Willis (2015), memprediksi bahwa tahun 2021, masyarakat nantinya dapat menghasilkan 50% informasi dari berita yang ada. Selanjutnya Rosenstiel mengatakan pemikiran orang dalam TV lokal, sudah mulai berubah. Perubahan ini dalam artian, orang mulai ingin memproduksi berita (Rosenstiel, 2007: 183). Pada jaman digital ini, masyarakat yang menggunakan smartphone yang memiliki kamera serta terhubung dengan internet dan berada di tempat kejadian secara langsung, sudah menjadi modal awal bagi citizen journalism.

Opini.id merupakan satu contoh dari online journalism, karena memiliki keterkaitan dengan digital dan internet. Digital yang diartikan sebagai informasi yang berbentuk data, teks, grafis, audio, gambar dan video (Ward, 2002: 8). Sedangkan internet dapat diartikan sarana untuk menjalin komunikasi serta penyebaran informasi. Hal ini dapat dilihat pada tampilan atau konten yang ada dalam Opini id, seperti video, gambar dan audio, podcasts, maupun berupa teks. Kemudian, konten ini diunggah ke web (sebagai platform) melalui jaringan internet. Berkembangnya internet, berdampak pula kepada percepatan informasi yang disampaikan oleh media online. Jika dahulu, penyampaian informasi membutuhkan waktu lama, sekarang dalam hitungan menit, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *